Langsung ke konten utama

Postingan

Mid- June

Selamat mengulang hari kelahiran, Deby Selamat mendekati waktu kematian.. Kamu semakin hari semakin tua. Bila usia hanya deretan angka, semoga tingkat kedewasaanmu lebih tinggi dari urutan angka-angka itu. Kamu semakin hari semakin tua. Bila hari-hari lalu hanya dihabiskan untuk menggalaui tugas kuliah, masalah pribadi, atau urusan yang remeh temeh, kamu perlu berkaca.. tanyakan pada dirimu, 'untuk apa sebenarnya aku dilahirkan' . Semoga sisa hari di depan mampu kamu gunakan untuk bisa lebih bermanfaat bagi sekitar, terlebih bagi agamamu. Selamat mengulang hari kelahiran, Deby. Sekali lagi.. usia hanya deretan angka.. jadilah dewasa dan bermanfaat :) Dari aku untuk Deby, 15 Juni 2016~

Cita-Cita Ayah

Setiap orang tua selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Bahkan katanya, bentuk cinta seorang ayah pada anaknya ditunjukkan jauh sebelum anak tersebut lahir; dengan memilihkan calon ibu yang baik misalnya.  Sebagai seorang anak, aku merasakan cinta ayah kepadaku begitu besar. Meskipun ayahku bukan superhero . Aku pernah menuliskan ini di salah satu catatan Facebookku (yang sudah hilang sejak setahun yang lalu), aku lupa judulnya apa. Inti dari tulisan itu 'Ayahku bukan lelaki tanpa celah, dia bukan malaikat yang tak pernah berbuat salah, tapi aku mencintainya' . Kami kadang berdebat, layaknya seorang musuh, aku pernah membencinya habis-habisan. Kami kadang berdiskusi, layaknya seorang teman, saling memberi semangat. Kami sering berbeda pendapat, aku maunya ini, ayah maunya itu. Aku benci ayah, kadang-kadang.  Eh, aku membenci ayah di banyak keadaan, sebenarnya. Salah satunya ketika aku harus menjalani tiga tahun hidupku di dunia perkuliahan yang tak pernah aku...

Tentang 'Jodoh'

"Aku bisa membuktikan bahwa aku mencintaimu, tetapi aku tak punya bukti apa pun bahwa akulah jodohmu" Kalimat di atas adalah satu dari banyak kutipan yang aku sukai dalam Novel berjudul 'Jodoh' karangan Fahd Pahdepei. Nama Fahd sebenarnya tidak terlalu asing, aku sempat melihat namanya di salah satu buku yang di pajang di Bookstore . Tapi novel 'Jodoh' adalah karya beliau yang pertama kali kuadopsi. sebenarnya aku sudah mengincar 'Jodoh' sejak awal Januari lalu, namun takdir ternyata memintaku lebih tabah dalam sebuah penantian. Beberapa kali aku mencari 'Jodoh' di bookstore di Surabaya, hasilnya selalu nihil. Entah aku yang tak berjodoh dengan 'Jodoh' atau takdir masih memintal benang cerita antara aku dan 'Jodoh' di atas sana. Hingga ketika aku sudah mulai melupakan 'Jodoh' justru 'Jodoh' yang mendatangiku. -oh my..... ini ceritanya kok jadi giniii . Stay Focus, Deb-  Ah ya, di sini aku ingin m...